Ali Tutupoho, [+6281247466675]-[PIN BB: 2B187C39]. No ID Member K-Link:IDMUALA02869.
K-Link Indonesia Adalah Mitra Anda Menuju Masa Depan Gemilang" Segera Daftarkan Diri Anda, Dan Ikuti Pelatihannya dan Lakukan Bisnisnya Selama 2-5 Tahun Untuk Masa Depan Lebih Baik ->JOIN NOW - Or Hubungi Kami. Jangan terlalu lama berada dalam keadaan yang tidak membahagiakan. Beranikanlah diri mu untuk mengubah yang bisa kamu ubah sekarang.
Tampilkan postingan dengan label Uji Heteroskedastisitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uji Heteroskedastisitas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2015

Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variansi dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Jika variansi dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut Homoskedastisitas dan jika berbeda disebut Heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau yang tidak terjadi Heteroskedastisitas.

Deteksi heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan metode scatter plot dengan memplotkan nilai ZPRED (nilai prediksi) dengan SRESID (nilai residualnya). Model yang baik didapatkan jika tidak terdapat pola tertentu pada grafik, seperti mengumpul di tengah, menyempit kemudian melebar atau sebaliknya melebar kemudian menyempit. Uji statistik yang dapat digunakan adalah uji Glejser, uji Park atau uji White.

Sesuai dengan judul diatas, kali ini akan saya berikan langkah-langkah Uji Asumsi Heteroskedastisitas dengan metode Glejser. Silahkan disimak baik-baik :D